BANGUNAN AMBRUK

Malam itu, Selasa, 24 Maret 2026, suasana di kawasan Pasar Ujung Murung masih terasa hidup meski waktu telah menunjukkan pukul 19.10 WITA. Aktivitas warga dan pedagang yang tersisa mendadak berubah menjadi kepanikan ketika sebuah bangunan pasar di area bekas Losmen Amandit perlahan menunjukkan tanda-tanda tidak biasa. Beberapa saksi mulai menyadari adanya getaran dan kemiringan pada struktur bangunan. Tak berselang lama, bagian belakang pasar yang terdiri dari deretan ruko dan rumah warga terdampak mulai ambruk. Suasana sontak ricuh, warga berhamburan menyelamatkan diri, khawatir bangunan lain ikut runtuh. Laporan kejadian segera diterima oleh BPBD Kota Banjarmasin. Tim Reaksi Cepat (TRC) bersama Pusdalops-PB bergerak cepat menuju lokasi. Pada pukul 19.18 WITA, tim sudah berada di lapangan, melakukan assessment dan pengecekan menyeluruh untuk memastikan kondisi aman serta mengantisipasi potensi ambruk susulan. Dari hasil pendataan, sebanyak 7 ruko bagian belakang dan 3 rumah warga terdampak dalam kejadian ini. Beruntung, tidak ada korban jiwa yang dilaporkan. Dugaan sementara, ambruknya bangunan dipicu oleh pembongkaran tiang pondasi lantai dua oleh pemilik, yang menyebabkan struktur menjadi tidak stabil hingga akhirnya roboh ke arah belakang. Tim BPBD bersama warga sekitar bahu-membahu mengamankan lokasi dan memastikan tidak ada aktivitas berbahaya di sekitar area terdampak. Kejadian ini menjadi pengingat penting akan risiko perubahan struktur bangunan tanpa perhitungan teknis yang matang. BPBD Kota Banjarmasin terus mengimbau masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan dalam setiap aktivitas pembangunan maupun renovasi, guna mencegah kejadian serupa di kemudian hari.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama